Minggu, 16 Juni 2024

IDUL QURBAN /IDUL ADHA




      APA ITU QURBAN

Qurban adalah ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Ibadah qurban melibatkan penyembelihan hewan tertentu dengan niat yang tulus dan mengikuti tata cara yang ditetapkan dalam agama Islam.

  1. diberikan-Nya. Dengan mengorbankan hewan kurban, seorang Muslim mengakui dan menghargai karunia yang diberikan Allah dalam hidupnya.
  2. Mendistribusikan dan berbagi rezeki
    Salah satu tujuan qurban adalah untuk berbagi rezeki dengan sesama. Daging hewan kurban dibagi menjadi tiga bagian, di antaranya untuk dikonsumsi sendiri, diberikan kepada keluarga dan kerabat, serta disumbangkan kepada orang-orang yang membutuhkan. Hal ini mendorong kebersamaan, solidaritas, dan membantu mereka yang kurang mampu.
  3. Meningkatkan kepedulian sosial
    Qurban memberikan kesempatan bagi umat Muslim untuk lebih memperhatikan dan membantu mereka yang membutuhkan. Selain memberikan daging kurban, qurban juga menjadi momen untuk melihat dan merespons kebutuhan masyarakat yang lebih luas, termasuk dalam hal pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
  4. Menegakkan nilai-nilai keikhlasan dan pengorbanan
    Qurban mengajarkan umat Muslim tentang pentingnya keikhlasan dalam beribadah dan pengorbanan dalam menyenangkan Allah. Ketika seseorang rela melepaskan sesuatu yang berharga demi ketaatan kepada-Nya, ia menunjukkan kesediaan untuk mengorbankan sesuatu yang dicintainya demi Allah.
Dalam Al Qur'an Surat Al Kausar Ayat 1-3 di jelaskan 


إِنَّآ أَعْطَيْنَٰكَ ٱلْكَوْثَرَ

Arab-Latin: innā a’ṭainākal-kauṡar

Artinya: 1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ

fa ṣalli lirabbika wan-ḥar

2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.

إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلْأَبْتَرُ

inna syāni`aka huwal-abtar

3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.

Syarat Qurban:

  1. Islam
    Orang yang ingin melakukan qurban haruslah seorang Muslim, karena ibadah qurban khusus ditujukan bagi umat Islam.
  2. Baligh
    Seseorang yang melakukan qurban harus telah mencapai usia baligh, yaitu usia dewasa yang ditandai dengan tanda-tanda fisik dan psikologis tertentu.
  3. Berakal
    Syarat lainnya adalah seseorang yang melakukan qurban haruslah berakal, memiliki kemampuan intelektual dan kesadaran dalam melaksanakan ibadah.
  4. Memiliki kelebihan harta
    Seseorang yang ingin melakukan qurban harus memiliki kelebihan harta yang memadai. Qurban sebaiknya tidak dilakukan dengan mengorbankan kebutuhan dasar atau mengorbankan kehidupan yang sulit.
  5. Jenis hewan yang diperbolehkan
    Hewan yang dapat digunakan sebagai hewan qurban adalah domba, sapi, atau kambing. Hewan tersebut harus memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti usia minimal yang ditentukan, sehat, tidak cacat, dan sesuai dengan ketentuan agama.
  6. Waktu pelaksanaan
    Ibadah qurban dilakukan pada hari raya Idul Adha, yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriyah. Qurban juga dapat dilakukan dalam tiga hari setelahnya, yang disebut sebagai Ayyamut Tasyriq.
  7. Niat
    Seseorang yang melakukan qurban harus memiliki niat yang tulus dan jelas, yaitu melakukan ibadah qurban semata-mata karena Allah SWT.
  8. Pelaksanaan penyembelihan
    Penyembelihan hewan qurban harus dilakukan oleh orang yang berkompeten dan memenuhi syarat sebagai penyembelih yang halal. Prosedur penyembelihan juga harus sesuai dengan tata cara yang ditentukan dalam agama Islam.

Jenis Hewan Yang Dapat Dijadikan Hewan Qurban:

  1. Domba
    Domba merupakan jenis hewan yang paling umum digunakan sebagai hewan qurban. Domba yang digunakan harus memenuhi syarat usia minimal, sehat, tidak cacat, dan sesuai dengan ketentuan agama.
  2. Sapi
    Sapi juga dapat digunakan sebagai hewan qurban. Sapi yang digunakan harus memenuhi syarat usia minimal, sehat, tidak cacat, dan sesuai dengan ketentuan agama.
  3. Kambing: Kambing adalah jenis hewan lain yang sering digunakan sebagai hewan qurban. Kambing yang digunakan harus memenuhi syarat usia minimal, sehat, tidak cacat, dan sesuai dengan ketentuan agama.
  4. Unta
    Di beberapa daerah yang memiliki populasi unta yang signifikan, unta juga digunakan sebagai hewan qurban. Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan unta sebagai hewan qurban tidak umum di semua wilayah.
  5. Kerbau
    Dalam beberapa budaya dan komunitas agraris, kerbau juga dapat digunakan sebagai hewan qurban. Kerbau yang memenuhi syarat-syarat agama Islam dapat dipilih untuk ibadah qurban.


Rabu, 08 Mei 2024

PEMBINAAN USTADZ/AH PASCA SGTPQ KORTAN KEPOHBARU

 


KEGIATAN PEMBINAAN USTADZ/AH 
PASCA SGTPQ
OLEH KORTAN TPQ AN-NAHDLIYAH
KEC. KEPOHBARU KAB.BOJONEGORO


    Dokumentasi Panitia

Tampak banyak orang menggunakan baju batik berwarna hijau dan ada yang mengatakan baju kebesaran An-Nahdliyah di suatu majlis tepatnya yaitu di TPQ Baiturrohman Nunuk Sugihwaras.

Di TPQ tersebut  pada hari Jum'at 03 Mei 2024 para Ustadz/ah TPQ An-Nahdliyah ada kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Koordinator Taman Pendidikan Al Qur'an  An-Nahdliyah Kecamatan Kepohbaru, kegiatan itu di ikuti kurang lebih 65 Ustadz/ah dan pertemuan tersebut bukan hanya pembinaan saja tapi sekaligus di buat momen halal bihalal serta untuk mengawali pembinaan guru Pasca SGTPQ kepada Ustadz/ah untuk angkatan yang pertama.

Pada kegiatan pembinaan tersebut diawali dengan pembacaan rotibul hadad yang dipimpin oleh Ust. Muhammad Muhtadin, setelah pembacaan istighosah dilanjutkan sambutan oleh ketua Kortan TPQ An-Nahdliyah Kecamatan Kepohbaru yaitu Ust. Khusnussalim.

Dalam sambutan Ketua kortan tersebut, menjelaskan bahwa pembinaan sangat penting untuk meningkatkan kualitas dari para Ustadz/ah yang ada di Kecamatan kepohbaru. Juga agar angkatan yang pertama bisa menjalin silaturtohim antar guru satu dengan guru yang lain. Tak lama kemudian pembinaan tersebut dimulai Oleh Ust. Marzuki sebagai Tutor dari Tim Mabin TPQ An-Nahdliyah Langitan.

Sebelum mulai pembinaan Doa bersama Ustadz/ah yang berada di ruangan TPQ Baiturrohman Tersebut di baca harapanya supaya kegiatan pembinaan berjalan dengan lancar serta mendapat Riidhonya.

Dengan berjalanya pembinaan tersebut para Ustadzah/ah sangat antusias mengikuti dan mendengarkan apa yang di sampaikan oleh Ustadz atau tutor dari Mabin Langitan tersebut.

Harapan dari ketua kortan Kepohbaru semoga dengan pembinaan Pasca SGTPQ para Ustadz/ah yang berada di Kecamatan Kepohbaru menjadi guru yang berkualitas dan profesional dalam mendidik Santri-Santrinya khususnya yang ada di lembaganya masing-masing Aamiin...!

Reporter : (Kang Tadin)

Sabtu, 16 Maret 2024

TANDA TANDA MALAM LAILAITUL QODAR

 


#TANDA - TANDA MALAM LAILATUL QODAR#

Malam lailatul qadar disebut juga malam 1000 bulan. Malam lailatul qadar pada Al-Qur'an dan Hadist disebutkan memiliki nilai yang lebih baik dari seribu bulan.


Malam lailatul qadar memiliki banyak keistimewaan dan keutamaan. Siapapun yang melaksanakan ibadah pada malam ini maka pahala yang didapatkan lebih baik dibandingkan dari malam seribu bulan.

Seorang Muslim yang melaksanakan kebaikan pada malam lailatul qadar dianggap telah mengerjakan kebaikan selama seribu bulan yaitu sekitar 83-84 tahun.

Allah SWT merahasiakan malam lailatul qadar dari umat manusia sehingga hanya orang-orang terpilih yang bisa memahami malam istimewa tersebut. Salah satu orang terpilih itu ialah Nabi Muhammad SAW.

Namun, ada beberapa tanda-tanda lailatul qadar yang bisa kita cermati

Tanda tanda Alam di Malam Lailatul Qadar adalah sebagai berikut...!

1. Cahaya Matahari Pagi Redup

Rasulullah SAW bersabda,

"Sesungguhnya tanda Lailatul Qadar adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya, tanda Lailatul Qadar adalah, matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu." (HR Ahmad)

إن ليلة القدر ليلة سمحة طلقة لا حارة ولا باردة يطلع صبيحتها الشمس دائرة حمراء ليس لها شعاع

Artinya: "Sesungguhnya Lailatul Qadar adalah malam yang lembut, cerah, tidak panas dan tidak dingin. Pada pagi harinya matahari terbit bulat merah tanpa sinar." (HR. Muslim)

2. Malam yang Tenang, Damai, dan Tidak Panas
Tanda malam lailatul qadar yang kedua adalah malam itu dipenuhi dengan ketenangan yang lebih baik dari biasanya.

Rasulullah SAW bersabda,

إنها ليلة سمحة طلقة لا حارة ولا باردة تجري على الناس رحمة فيها

Artinya: "Sesungguhnya malam itu adalah malam yang lembut, cerah, tidak panas dan tidak dingin. Pada malam itu turun rahmat kepada manusia." (HR. Ahmad)

3. Bulan Nampak Separuh Bulat
Salah satu ciri alam pada malam Lailatul Qadar selanjutnya adalah kemunculan bulan yang hanya terlihat separuh bulatan. Sebagaimana dalam hadits,

"Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, 'Kami pernah berdiskusi tentang Lailatul Qadar di sisi Rasulullah SAW, beliau berkata, 'Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.'" (HR. Muslim)

4. Malam yang Penuh Cahaya
Malam lailatul qadar merupakan malam yang bercahaya baik di langit maupun di bumi.

Rasulullah SAW bersabda,

إنها ليلة طلقاء بيضاء كأنها صبح يومها لا تشبهها ليلة

Artinya: "Sesungguhnya malam itu adalah malam yang cerah putih seperti pagi harinya. Tidak ada malam yang menyerupainya." (HR. Ahmad)

Namun, tidak semua orang dapat mendapatkan malam kemuliaan ini. Seorang muslim yang menghidupkan malam-malam Ramadhannya, memungkinkan baginya untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar tanpa disadari. Jadi, mengetahui ciri-ciri malam Lailatul Qadar itu bukan sesuatu yang pasti dan dapat dirasakan oleh semua orang.

5. Matahari Cenderung Berwarna Putih
Ruhyat Ahmad dalam buku Panduan Ramadhan: Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah menyebutkan hadits yang diriwayatkan dari Ubay bin Ka'ab RA,

هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِي صَبِيحَةٍ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لَا شُعَاعَ لَهَا

Artinya: "Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru." (HR Muslim no. 762)

Kapan Malam Lailatul Qadar?
Dalam buku Fiqih Wanita oleh M. Abdul Ghoffar, dijelaskan malam lailatul qadar jatuh pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan. Tepatnya, pada malam-malam ganjil di bulan tersebut, yakni malam dua puluh satu, dua puluh tiga, dua puluh lima, dua puluh tujuh, dan dua puluh sembilan.

Pernyataan tersebut didasarkan pada sebuah hadits. Rasulullah SAW pernah bersabda,

يَ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ - رواه أحمد والبخاري وأبو داود

Artinya: "Lailatul qadar itu berada pada sepuluh malam yang terakhir dari bulan Ramadan." (HR Ahmad, Al-Bukhari, dan Abu Dawud)

Keterangan tersebut sebetulnya dijelaskan pula dari salah satu riwayat dari Ubadah bin Ash Shamit dalam tafsir Ibnu Katsir.

Rasulullah bersabda,

أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَيْلَةُ الْقَدْرِ فِيْ الْعَشْرِ الْبَوَاقِيْ, مَنْ قَامَهُنَّ ابْتِغَاءَ حِسْبَتِهِنَّ فَإِنَّ اللهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَغْفِرُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ, وَهِيَ لَيْلَةُ وِتْرٍ, تِسْعٌ أَوْ سَبْعٌ أَوْ خَامِسَةٌ أَوْ ثَالِثَةٌ أَوْ آخِرُ لَيْلَةٍ, وَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ َ: إِنَّ أَمَارَةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ أَنَّهَا صَافِيَةٌ بَلْجَةٌ كَأَنَّ فِيْهَا قَمَراً سَاطِعاً سَاكِنَةٌ سَاجِيَةٌ, لاَ بَرْدَ فِيْهَا وَلاَ حَرَّ, وَلاَ يَحِلُّ لِكَوْكَبٍ أَنْ يُرْمَى بِهِ فِيْهَا حَتَّى تُصْبِحَ, وَإِنَّ أَمَارَتَهَا أَنَّ الشَّمْسَ صَبِيْحَتَهَا تَخْرُجُ مُسْتَوِيَةً, لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ مِثْلَ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ, وَلاَ يَحِلُّ لِلشَّيْطَانِ أَنْ يَخْرُجَ مَعَهَا يَوْمَئِذٍ.

Artinya: "Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: "Lailatul Qadar (terjadi) pada sepuluh malam terakhir. Barangsiapa yang menghidupkan malam-malam itu karena berharap keutamaannya, maka sesungguhnya Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang. Dan malam itu adalah pada malam ganjil, ke dua puluh sembilan, dua puluh tujuh, dua puluh lima, dua puluh tiga atau malam terakhir di bulan Ramadan."

malam malam ganjil disepuluh terakhir pada bulan Ramadan sebagai berikut..!


A.Malam 21 Ramadhan: 

B. Malam 23 Ramadhan

C. Malam 25 Ramadhan

D. Malam 27 Ramadhan

E. Malam 29 Ramadhan

Itulah  tanda tanda alam terjadinya malam lailatul qadar. Sejatinya, kita sebagai umat muslim cukup konsisten melakukan segala amalan baik yang disukai Allah SWT selama bulan Ramadan, maka kita insya Allah akan diridhoinya memperoleh malam lailatul qadar tersebut. Aamiin....👐👐



#malamlailatulqodar

#tandatandamalamlailatulqodar

#muhtadinjaya.blogspot.com

Jumat, 15 Maret 2024

GOLONGAN YANG RUGI SETIAP KALI BERTEMU BULAN RAMADHAN

 





*SIAPAKAH GOLONGAN YANG RUGI SETIAP KALI BERTEMU RAMADHAN*


1. Mereka yang Allah *panjangkan umurnya sampai ke akhir Ramadhan* TETAPI membiarkan *hari-hari Ramadhannya berlalu begitu sahaja tanpa amal yg bermanfa'at.*


2. Mereka yang *menunggu2 waktu berbuka puasa* TANPA mengambil kesempatan untuk *berdoa kepada Allah di saat2 mustajab doa.*


3. Mereka yang *bangun untuk bersahur semata2* TANPA *beramal dan mendirikan solat sunat sekurang2nya 2 rakaat.*


4. Mereka yang dikurniakan Allah *nikmat yang berlebihan* TETAPI *bakhil untuk bersedekah dan menjamu orang berbuka puasa.*


5. Mereka yg *mampu membaca Al Quran dan memiliki masa lapang yang panjang* untuk mempelajarinya TETAPI *membiarkan dirinya jauh dari Al Quran.*


6. Mereka yg sering *menghadiri majlis ilmu dan memahami agama* TETAPI *kekal bermusuhan, berbencian dan memutuskan silaturrahim sesama Muslim*.


7. Mereka yg mengetahui bahawa Ramadhan adalah *Bulan Maghfirah* TETAPI *tidak mengambil kesempatan memohon keampunan dari Allah.*


8. Mereka yg menyedari bahwa sepanjang Ramadhan *doa diqabulkan* TETAPI *membiarkannya berlalu tanpa sebarang munajat.*


9. Mereka yg *bersungguh2 memelihara puasa dari perkara yang membatalkan* TETAPI *berterusan mengumpat dan menabur fitnah sesama Muslim*. 


10. Mereka yg *sampai umurya ke penghujung Ramadhan* TETAPI *tidak berusaha untuk  memburu kebaikan malam AL QADAR.*


Sabda Rasulullah SAW yg bermaksud;

"Berapa *ramai orang yang berpuasa*, akan tetapi ia *tidak mendapat apa-apa* daripada puasanya itu kecuali rasa lapar dan dahaga saja. Dan berapa *ramai orang yang solat malam*, akan tetapi dia tidak mendapat apa-apa daripada solat malam nya itu kecuali hanya terbatas kepada berjaga malam saja."

(HR Ibnu Majah)


#Renungandibulanramadhan

#muhtadinjaya.blogspot.com


*Semoga bermanfaat*

Selasa, 12 Maret 2024

30 KEUTAMAAN SHOLAT TARAWIH


 


*👑FADILLAH KEHEBATAN SHALAT TARAWEH 

MULAI MALAM KE 1 SAMPAI 30,SEMOGA BERMANFAAT👑


*بسم الله الرحمن الرحيم*


*🤲اللهم صل وسلم وبارك علی سيدنا محمد وعلی اله وصحبه اجمعين🌹*


🔱🌎🔱

Keutamaan Tarawih Malam ke-1

يَخْرُجُ الْمُؤْمِنُ مِنْ ذَنْبِهِ فِى اَوَّلِ لَيْلَةٍ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ اُمُّهُ


Artinya: "Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.



Keutamaan Tarawih Malam ke-2

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةِ يُغْفَرُ لَهُ وَلِأَبَوَيْهِ اِنْ كَانَا مُؤْمِنَيْنِ


Artinya: "Pada malam kedua, orang yang shalat Tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin."


Keutamaan Tarawih Malam ke-3

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ يُنَادِيْ مَلَكٌ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ اِسْتَأْنِفِ الْعَمَلَ غَفَرَ اللهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ


Artinya: "Pada malam ketiga, malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu."


Baca juga:

Doa Setelah Sholat Tarawih: Ini Bacaan Doa Kamilin dan Artinya

Keutamaan Tarawih Malam ke-4

وَفِى اللَّيْلَةِ الرَّابِعَةِ لَهُ مِنَ الْاَجْرِ مِثْلُ قِرَاءَةِ التَّوْرَاتِ وَالْاِنْجِيْلِ وَالزَّبُوْرِ وَالْفُرْقَانِ


Artinya: "Pada malam keempat, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran."


Keutamaan Tarawih Malam ke-5

وَفِى اللَّيْلَةِ الْخَامِسَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالَى مِثْلَ مَنْ صَلَّى فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَ الْمَسْجِدِ الْمَدِيْنَةِ وَالْمَسْجِدِ الْاَقْصَى


Artinya: "Pada malam kelima, Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsha."


Keutamaan Tarawih Malam ke-6

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّادِسَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالَى ثَوَابَ مَنْ طَافَ بِالْبَيْتِ الْمَعْمُوْرِ وَيَسْتَغْفِرُ لَهُ كُلُّ حَجَرٍ وَمَدْرٍ


Artinya: "Pada malam keenam, Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanahpun memintakan ampunan untuknya."


Keutamaan Tarawih Malam ke-7

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا اَدْرَكَ مُوْسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ وَنَصَرَهُ عَلَى فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ


Artinya: "Pada malam ketujuh, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir'aun dan Haman."


Keutamaan Tarawih Malam ke-8

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالَى مَا اَعْطَى اِبْرَاهِيْمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ


Artinya: "Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim."


Keutamaan Tarawih Malam ke-9

وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةِ فَكَأَنَّمَا عَبَدَ اللهَ تَعَالَى عِبَادَةَ النَّبِىِّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ


Artinya: "Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para Nabi."


Keutamaan Tarawih Malam ke-10

وَفِى اللَّيْلَةِ الْعَاشِرَةِ يَرْزُقُهُ اللهُ تَعَالَى خَيْرَىِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ


Artinya: "Pada malam yang kesepuluh, Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat."


Keutamaan Tarawih Malam ke-11

وَفِى اللَّيْلَةِ الْحَادِيَةَ عَشَرَةَ يَخْرُجُ مِنَ الدُّنْيَا كَيَوْمٍ وُلِدَ مِنْ بَطْنِ اُمِّهِ


Artinya: "Pada malam kesebelas, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan dimana ia baru dilahirkan dari perut ibunya."


Keutamaan Tarawih Malam ke-12

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةَ عَشَرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ


Artinya: "Pada malam kedua belas, pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama."


Keutamaan Tarawih Malam ke-13

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةَ عَشَرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمْنًا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ


Artinya: "Pada malam ketiga belas, pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan."


Keutamaan Tarawih Malam ke-14

وَفِى اللَّيْلَةِ الرَّابِعَةَ عَشَرَةَ جَاءَتِ الْمَلَائِكَةُ يَشْهَدُوْنَ لَهُ اَنَّهُ قَدْ صَلَّى التَّرَاوِيْحَ فَلَا يُحَاسِبُهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ


Artinya: "Pada malam keempat belas, malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan shalat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat."


Keutamaan Tarawih Malam ke-15

وَفِى اللَّيْلَةِ الْخَامِسَةَ عَشَرَةَ تُصَلِّى عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ وَحَمَلَةُ الْعَرْشِ وَالْكُرْسِىِّ


Artinya: "Pada malam kelima belas, para malaikat, malaikat penyangga Arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya."


Keutamaan Tarawih Malam ke-16

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّادِسَةَ عَشَرَةَ كَتَبَ اللهُ لَهُ بَرَاءَةَ النَّجَاةِ مِنَ النَّارِ وَبَرَاءَةَ الدُّخُوْلِ مِنَ الْجَنَّةِ


Artinya: "Pada malam keenam belas, Allah mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga baginya."


Keutamaan Tarawih Malam ke-17

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةَ عَشَرَةَ يُعْطَى مِثْلَ ثَوَابَ الْاَنْبِيَاءِ


Artinya: "Pada malam ketujuh belas, akan diberi pahala sebagaimana pahala para Nabi."


Keutamaan Tarawih Malam ke-18

وَفىِ اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةَ عَشَرَةَ نَادَى مَلَكٌ يَاعَبْدَ اللهِ اَنَّ اللهَ رَضِىَ عَنْكَ وَعَنْ وَالِدَيْكَ


Artinya: "Pada malam kedelapan belas, malaikat berkata: wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridhoimu dan kedua orang tuamu."


Keutamaan Tarawih Malam ke-19

وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةَ عَشَرَةَ يَرْفَعُ اللهُ دَرَجَاتَهُ فِى الْفِرْدَوْسِ


Artinya: "Pada malam kesembilan belas, Allah akan mengangkat derajatnya di surga."


Baca juga:

Tata Cara Sholat Tarawih 11 Rakaat Sendiri di Rumah Lengkap dengan Witir

Keutamaan Tarawih Malam ke-20

وَفِى اللَّيْلَةِ الْعِشْرِيْنَ يُعْطَى ثَوَابَ الشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ


Artinya: "Pada malam kedua puluh satu, Allah akan membangun rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuknya."


Keutamaan Tarawih Malam ke-21

وَفِى اللَّيْلَةِ الْحَادِيَةِ وَالْعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ مِنَ النُّوْرِ


Artinya: "Pada malam kedua puluh satu, Allah akan membangun rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuknya."


Keutamaan Tarawih Malam ke-22

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةِ وَالْعِشْرِيْنَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمِنًا مِنْ كُلِّ غَمٍّ وَهَمٍّ


Artinya: "Pada malam kedua puluh dua, jika hari kiamat tiba maka ia akan selamat dari segala macam kesusahan dan kebingungan."


Keutamaan Tarawih Malam ke-23

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ وَالْعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ مَدِيْنَةً فِى الْجَنَّةِ


Artinya: "Pada malam kedua puluh tiga, Allah akan membangun kota di dalam surga untuknya."


Keutamaan Tarawih Malam ke-24

وَفِى اللَّيْلَةِ الرَّابِعَةِ وَالْعِشْرِيْنَ كَانَ لَهُ اَرْبَعٌ وَعِشْرُوْنَ دَعْوَةً مُسْتَجَابَةً


Artinya: "Pada malam kedua puluh empat, akan memperoleh dua puluh empat doa yang mustajab."


Keutamaan Tarawih Malam ke-25

وَفِى اللَّيْلَةِ الْخَامِسَةِ وَالْعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ عَذَابَ الْقَبْرِ


Artinya: "Pada malam kedua puluh lima, Allah akan menghilangkan siksa kubur darinya."


Keutamaan Tarawih Malam ke-26

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّادِسَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ لَهُ ثَوَابَهُ اَرْبَعِيْنَ عَامًا


Artinya: "Pada malam kedua puluh enam, Allah akan meningkatkan pahalanya selama empat puluh tahun."


Keutamaan Tarawih Malam ke-27

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ جَازَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ عَلَى الصِّرَاطِ كَاْلبَرْقِ اْلخَاظِفِ


Artinya: "Pada malam kedua puluh tujuh, di hari kiamat ia melewati jembatan Shiratal Mustaqim secepat sambaran kilat."


Keutamaan Tarawih Malam ke-28

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ لَهُ اَلْفَ دَرَجَةٍ فِى اْلجَنَّةِ


Artinya: "Pada malam kedua delapan, Allah akan mengangkat seribu derajat baginya di surga."


Keutamaan Tarawih Malam ke-29

وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ أَعْطَاهُ اللهُ ثَوَابَ اَلْفِ حَجَّةٍ مَقْبُوْلَةٍ


Artinya: "Pada malam kedua puluh sembilan, Allah akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima."


Keutamaan Tarawih Malam ke-30

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّلاَثِيْنَ يَقُوْلُ اللهُ يَاعَبْدِى كُلْ مِنْ ثِمَارِ اْلجَنَّةِ وَاغْتَسِلْ مِنْ مَاءِ السَّلْسَبِيْلِ وَاشْرَبْ مِنَ اْلكَوْثَرِ اَنَارَبُّكَ وَاَنْتَ عَبْدِى


Artinya: "Pada malam ketiga puluh, Allah berkata: Makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil, dan minumlah di telaga kautsar. Sesungguhnya aku adalah Tuhanmu dan engkau adalah hambaku."


Itulah keutamaan-keutamaan dari melaksanakan ibadah sholat Tarawih di bulan Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa ya, 


#Sumber : Kitab Durrotun Nasihin
#muhtadin61yutube
#muhtadinjaya.blogsopot.com

Sabtu, 24 Februari 2024

KEUTAMAAN MALAM NISFU SYA'BAN

 



https://youtube.com/shorts/9YbFgyQ4urQ?si=iZWEYliv1TEmmg3f 

Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban

Malam Nisfu Sya'ban adalah malam yang memiliki makna penting dalam ajaran Islam. Malam ini dipercayai sebagai malam di mana Allah SWT menentukan takdir hamba-Nya untuk tahun yang akan datang. Selain itu, malam ini juga dianggap sebagai salah satu malam penuh keberkahan di mana amalan-amalan ibadah dilipatgandakan pahalanya. Berikut adalah sejumlah keutamaan malam Nisfu Sya'ban.

1. Dikabulkannya Setiap Doa

Malam Nisfu Sya'ban adalah malam yang dianggap istimewa dalam ajaran Islam. Pada malam ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan istighfar. Ini karena salah satu keutamaan malam Nisfu Sya'ban adalah suatu malam di mana doa-doa akan dikabulkan. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW, di mana beliau berkata, 

عن أبي أمامة الباهلي قال, قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: خمس ليال لا ترد فيهن الدعوة، أول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان، وليلة الجمعة، وليلة الفطر، وليلة النحر.

Nabi bersabda: "Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya'ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan Malam Idul Adha"

2. Peralihan Kiblat

Peralihan kiblat dari Masjidil Aqsha ke Masjidil Haram oleh Nabi Muhammad SAW memiliki konteks sejarah yang penting dalam ajaran Islam. Menurut Al-Qurthubi dalam penafsiran Surat Al-Baqarah ayat 144 di kitab Al-Jami' li Ahkamil Qur'an, dengan merujuk pada pandangan Abu Hatim Al-Basti, disebutkan bahwa Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk mengubah arah kiblat pada malam Selasa bulan Sya'ban, yang bertepatan dengan malam Nisfu Sya'ban.

Abu Hatim Al-Basti dan Al-Qurthubi memberikan pandangan yang sama bahwa peralihan kiblat ini merupakan bagian dari rencana Allah SWT yang memiliki hikmah dan kebijaksanaan. Dalam penafsiran Surat Al-Baqarah ayat 144, keduanya menjelaskan bahwa perintah peralihan kiblat adalah bagian dari ujian dan kepatuhan kepada Allah SWT.

Dengan demikian, peralihan kiblat ini bukan hanya merupakan tindakan fisik untuk mengubah arah salat, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian dan kepatuhan yang tinggi kepada Allah SWT. Momen ini menunjukkan kesempurnaan iman dan keislaman Nabi Muhammad SAW serta umat Islam dalam menjalankan ajaran Allah SWT.

3. Bulan Penentuan Ajal Manusia

Bulan Penentuan Ajal Manusia dalam ajaran Islam merupakan salah satu fakta yang dipercayai umat Muslim. Pertama, bulan penentuan ajal manusia merupakan saat ketika Allah Swt menentukan umur manusia yang akan hidup atau mati dalam tahun yang akan datang. Kedua, dalam tradisi Islam, dipercaya bahwa pada malam Nisfu Syaban, para malaikat mencatat semua anak manusia yang lahir dan mati dalam tahun itu. 

Malam Nisfu Syaban menjadi momen penentuan ajal manusia, didasarkan pada riwayat berikut:

فِيهَا يُكْتَبُ كُلُّ مَوْلُوْدٍ مِنْ بَنِي آدَمَ في هَذِهِ السَّنَةِ وَفِيهَا يُكْتَبُ كُلُّ هَالِكِ مِنْ بَنِي آدَمَفي هَذِهِ السَّنَةِ وَفِيهَا تُرْفَعُ أَعْمَاهُمْ وَفِيهَا تُنْزَلُ أَرْزَاقُهُمْ (رواه البيهقي في فضائل الاوقات وفيه النضر بن كثير (ضعيف)

Artinya: "Di malam Nishfu Sya'ban dicatat setiap anak manusia yang lahir di tahun itu. Di malam Nishfu Sya'ban juga dicatat setiap anak manusia yang mati di tahun itu. Di malam Nishfu Sya'ban amal mereka dicatat dan di malam itu juga rezeki mereka diturunkan" (HR al-Baihaqi dalam Fadlail al-Auqat, Nadlar bin Katsir dlaif).

4. Bulan Laporan Amal Manusia

Bulan laporan amal manusia dalam ajaran Islam terkait dengan malam Nisfu Sya'ban. Pada malam ini, malaikat pencatat amal manusia mencatat semua amal baik dan buruk yang telah dilakukan selama setahun. Nisfu Sya'ban juga merupakan waktu dimana ditentukan takdir dan ajal manusia untuk tahun yang akan datang. Hal ini didasarkan pada riwayat berikut,

فِيهَا يُكْتَبُ كُلُّ مَوْلُوْدٍ مِنْ بَنِي آدَمَ فِي هَذِهِ السَّنَةِ وَفِيْهَا يُكْتَبُ كُلُّ هَالِكِ مِنْ بَنِي آدَمَ

في هَذِهِ السَّنَةِ وَفِيهَا تُرْفَعُ أَعْمَالُهُمْ وَفِيهَا تُنْزَلُ أَرْزَاقُهُمْ (رواه البيهقي في فضائل الاوقات

وفيه النضر بن كثير (ضعيف)

Artinya: "Di malam Nishfu Sya'ban dicatat setiap anak manusia yang lahir di tahun itu. Di malam Nishfu Sya'ban juga dicatat setiap anak manusia yang mati di tahun itu. Di malam Nishfu Sya'ban amal mereka dicatat dan di malam itu juga rezeki mereka diturunkan" (HR al-Baihaqi dalam Fadlail al-Auqat, Nadlar bin Katsir dlaif).

5. Malam Penuh Ampunan

Malam Nisfu Sya'ban merupakan malam yang penuh ampunan dari Allah SWT. Keutamaan malam ini adalah terkait dengan ampunan dan rahmat Allah yang melimpah. Hal ini didasarkan dalam riwayat al-Baihaqi dari Abu I Tsalabah al-Khusyani.

صحيح وضعيف الجامع الصغير - (ج 2 / ص (273)

773 - إِذَا كَانَ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ اطَّلَعَ الله إلى خَلْقِهِ فَيَغْفِرُ لِلْمُؤْمِنِينَ وَيُقْلِي لِلْكَافِرِينَ وَيَدَعُ أَهْلَ الْحِقْدِ بِحِقْدِهِمْ حَتَّى يَدَعُوهُ . تخريج السيوطي ( هب ) عن أبي ثعلبة الخشني . تحقيق الألباني ( حسن ) انظر حديث رقم : 771 في صحيح الجامع .

"(Hadis) Jika ada malam pertengahan dari bulan Sya'ban, maka Allah memperhatikan makhluk-Nya dengan penuh rahmat. Allah akan mengampuni orang yang beriman, menangguhkan orang kafir dan meninggalkan orang yang iri dengan sifat iri hatinya hingga mereka meninggalkannya". As-Suyuthi berkata: "HR al-Baihaqi dari Abu I Tsalabah al-Khusyani". TAHQIQ AL-ALBANI "HASAN".(3)

6. Malam Dibukanya 300 Pintu Rahmat dan Ampunan Allah SWT

Malam Nisfu Syaban merupakan malam yang istimewa dalam ajaran Islam karena diyakini sebagai malam dibukanya 300 pintu rahmat dan ampunan Allah SWT. Hal ini didasarkan pada hadits yang menyebutkan bahwa Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-Nya sebanyak daun di pepohonan dan bahwa pada malam Nisfu Syaban, Allah menetapkan siapa yang akan hidup dan siapa yang akan mati pada tahun yang akan datang.

Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Jibril telah datang kepadaku pada malam Nisfu Syaban lalu berkata, 'Wahai Muhammad, pada malam ini dibuka pintu-pintu langit dan pintu-pintu rahmat, oleh karena itu, bangunlah dan dirikanlah shalat, serta angkatlah kepalamu dan kedua tanganmu ke langit (Berdo'a).' Kemudian Nabi bertanya, 'Apakah arti malam ini?' Jibril pun menjawab, 'Malam ini telah dibuka 300 pintu rahmat dan pintu ampunan, Allah SWT orang akan mengampuni dosa sekalian yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Kecuali ahli sihir, tukang ramal, orang yang suka bermusuhan, orang yang suka mengadu domba, pemabuk, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, dan orang yang memutuskan silaturahmi. Mereka tidak akan diampuni oleh Allah SWT'."

Jumat, 24 November 2023

MAKNA HARI GURU NASIONAL 25 November





 Makna Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional bukan hanya sekadar perayaan seremonial. Lebih dari itu, ini adalah momen refleksi untuk memahami betapa pentingnya peran guru dalam mengarahkan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik. Guru tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, moralitas, dan sikap positif siswa.

Peringatan ini juga mengajak semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun siswa, untuk memberikan apresiasi dan dukungan terhadap dunia pendidikan. Memberdayakan guru dengan memberikan fasilitas dan pelatihan yang memadai merupakan investasi dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

 

Peran Guru di Era Modern

Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan dinamika sosial, peran guru tidak lagi terbatas pada pengajaran di kelas. Guru juga berperan sebagai fasilitator pembelajaran, pembimbing, dan inspirator. Keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada guru di sekolah, tetapi juga melibatkan dukungan dari keluarga dan masyarakat.

Dengan menyimak sejarah Hari Guru Nasional, kita diingatkan akan nilai-nilai luhur dalam dunia pendidikan. Semangat Ki Hajar Dewantara untuk menyediakan pendidikan yang merata bagi semua menjadi panggilan bagi kita semua untuk terus mendukung perbaikan sistem pendidikan dan menghormati peran guru sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Hari Guru Nasional bukanlah sekadar hari besar di Indonesia, tetapi ajang untuk merenung, mensyukuri, dan berkomitmen untuk terus mendukung perjalanan pendidikan di Indonesia. Dengan menghargai peran guru, kita secara bersama-sama berinvestasi dalam masa depan yang cerah dan berkualitas bagi generasi penerus.




Sabtu, 30 September 2023

HARI KESAKTIAN PANCASILA

 



Hari Kesaktian Pancasila

hari nasional di Indonesia

Hari Kesaktian Pancasila adalah hari nasional di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967.[1] Ini terjadi setelah Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S atau G30S/PKI. Menurut Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tanggal 17 September 1966 (Kep 977/9/1966). Berdasarkan surat tersebut awalnya 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila harus diperingati oleh TNI Angkatan Darat.


Pada 24 September 1966, Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian mengusulkan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh jajaran Angkatan Bersenjata. Selanjutnya, dalam Keputusan Nomor (Kep/B/134/1966) tanggal 29 September 1966, Jenderal Soeharto selaku Menteri menerbitkan Keputusan Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati seluruh orde Angkatan Bersenjata. Dengan surat tersebut, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober diperingati oleh seluruh komponen pemerintahan. Makna Hari Kesaktian Pancasila adalah untuk mengenang peristiwa sejarah G30S/PKI dan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. [2]

Diketahui pada peristiwa tersebut, enam jenderal serta beberapa orang lainnya dibantai sekelompok orang yang menurut otoritas militer saat itu terafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia. Gejolak yang timbul akibat G30S/PKI sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh Tentara Nasional Indonesia, sehingga dinamakan Hari Kesaktian Pancasila.